5 Pertanyaan TOP Saat Wawancara Kerja dan Bagaimana Menjawabnya

Ceritakan tentang dirimu?

Dalam menjawab pertanyaan ini, hanya informasi singkat tentang dirimu yang dibutuhkan si pewawancara. Kamu dapat menyimpan detail informasi yang penting dan signifikan untuk pertanyaan selanjutnya (jika ditanyakan). Jelaskan si pewawancara tentang: pendidikan yang kamu tempuh (formal/ informal) sampai saat ini, pengalaman kerja/ magang (jika ada). Ceritakan juga kenapa kamu tertarik pada posisi yang kamu lamar (misalnya ingin mendapatkan pengalaman dan menjadi seorang spesialis, mendapatkan pengalaman dan tertarik dengan jenjang karir yang bagus dan jelas). Tetaplah positif!

Apa yang kamu anggap sebagai kekuatan mu?

Pastikan bahwa kamu menjelaskan kekuatan mu sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar. Contohnya keterampilan dalam berkomunikasi, keterampilan dalam berorganisasi, memimpin orang lain baik individu atau kelompok, dapat bekerja dalam tim, memiliki pemikiran yang  kreatif. Hal ini penting agar kamu dapat mengidentifikasi dan memahami kekuatan kamu sendiri dan bagaimana ini akan membantu kamu dalam peran pekerjaan yang kamu lamar.

Apa yang kamu anggap sebagai kelemahan mu?

Berhati-hatilah saat menjawab pertanyaan ini. Tunjukkan bahwa kelemahanmu adalah kekuatanmu juga dengan menjelaskan bahwa kamu tahu cara mengatasi kelemahanmu itu. Misalnya; Saya suka memastikan bahwa pekerjaan yang saya kerjakan memiliki hasil yang akurat,  sehingga saya memeriksanya dua kali sampai saya yakin, inilah yang menjadi tantangan saya karena terlalu detail dan terorganisir, namun saya menyadari dampak kebiasaan ini pada pekerjaan saya (di sekolah atau di pekerjaan sebelumnya), jadi sekarang saya menjadwalkan dan memprioritaskan segala sesuatu yang saya lakukan.

Apa prestasi terbesar yang pernah kamu capai?

Milikilah pemikiran tentang prestasi terbesar kamu. Coba dan hubungkan ini dengan persyaratan posisi yang kamu lamar (jika memungkinkan). Misalnya: menyelesaikan sebuah proyek dan memimpin ketika tidak ada orang lain dapat melakukannya. Jelaskan mengapa hal ini adalah prestasi terbesar mu dan apa yang kamu lakukan untuk mencapainya.

Apakah kamu punya pertanyaan lain?

Cobalah bertanya sesuatu kepada pewawancara. Hal ini menunjukkan bahwa kamu tertarik dan ingin belajar lebih banyak. Jangan ragu untuk bertanya seputar pekerjaan yang ditawarkan, seperti; tanggung jawab apa yang harus kamu lakukan dalam pekerjaan tersebut, pelatihan apa yang bisa kamu dapat, atau tentang potensial jenjang karir. Kalau semua pertanyaan yang terlintas ternyata sudah di bahas selama wawancara berlangsung, cobalah untuk menyampaikan  “Sebenarnya Saya ingin bertanya lebih lanjut tentang potensi jenjang karir, namun Anda telah menjelaskan ini selama pada saat wawancara tadi". Ingat! jangan terlalu banyak bertanya, mungkin ada calon pekerja lain yang akan diwawancarai juga.

 

Arlene McGurk

Occupational Psychologist, Mindmill

Back to top